Sahabatku,
Jauh sebelumnya solusi tlah ku kumandangkan demi asa damai dan kelangsungan cita, ku tawarkan meski terus tergilas kepongahan, jiwa tetap rela menerima keadaan, ku pinta sekelumit kata tuk jelaskan penzaliman, namun alasan demi alasan yg terlontar hanyalah pembenaran semata, dan jiwa raga pun kian tersudut pada ketidak pahaman keadaan, upayaku pun hanya menghindari konfrontasi dengan menyadari bahwa smuanya adalah takdir dari-Nya.
Sahabatku,
Tulusnya kasih tak bergeming meski perih bermukim di sana, batin meragas sendu, berteman rinai bening yg meretak mengolam, jiwa raga tetap menjujung arti kebersamaan, menghargai kekerabatan, walau hidup dalam anggapan bumerang dengan tumpuan kesalahan yg kian menggunung.
Sahabatku,
Bersama perihnya luka yg tak di mengerti, jiwa raga ini tetap wujudkan tanggungjawab walau pijar gemintangku tak seindah dulu, duduk dan berdiri, melangkah dan diam dlm kekalutan antara tulusnya cinta kasih, ego dan eksistensi yg terkadang meledak emosi.
Sahabatku,
Bicaralah, katakanlah, apapun yg dilontarkan, jawaban tepatku hanya diam dan tak ingin lagi ada luka.
Sahabatku,
Jika saatnya tiba, dikala kejora masing-masing berpijar, hanya ada serangkum kata dan serangkai ucap yg dapat ku persembahkan tuk merampungkan semua dilema yg tak dipahami.
Sahabatku,
Walau segelintir hati tetap inginkan jurang membentang, membiarkan diri dlm kontaminasi keadaan, buyarkan asa kebersamaan, melarutkan semuanya dalam waktu tanpa interaksi, jiwa ini kian membentuk karang, diam dalam hempasan ombak meski buih solusi menghantam, ku tetap diam tak bergeming tanpa suara, sudah ku cukupkan upaya menempuh jalan itu.
Sahabatku,
Izinkan jiwa ini pamit, relakan raga ini melangkah, gapai kejora di negeri rantau. Meski torehkan luka di hatimu, tekadku tlah bulat, keyakinanku tlah utuh, nun jauh disana kan ku bangun gempitaku, ku raih pijar gemintangku, walau tinggalkan sakit di sanubarimu, namun rindu yg mempusakai derita sakit terus berkalang menuntun, kokohkan kembali pijakanku, terbangun, tersengat refleks motorik kehidupan, dengan meminta pada-Nya, bentangkan kembali sayap malaikat-Mu yg tertutup durja airmata yg membelah angkasa.
Sahabatku,
Keramahan semesta mengaliri persendianku, merasuk sum-sum, bangkitkan pancasona, tersenyum dan bangkit menggapai mutiara di ufuk senja, menantiku bersama kilau sapta pesona, tanpa iringan kidung surgawi pun ku tetap berlari, demi panggilan Ilahi pada pusaka atas bekas diri insani.
Sahabatku,
Namamu takkan pupus dalam nuraniku, lestari di patrian yg tertuang dalam tulusmu, di Masyhar nanti kan bersinar di wajahmu, dengan kilau cahaya pesona ketulusan dan keteguhanmu, aku kan mengenalimu.
Sahabatku,
Sepedih-pedihnya luka batin, kelak kan berganti kebahagian dan kedamaian, demikian pula sebaliknya. Selagi kita di dunia, suka duka kan datang tepat waktu, silih berganti, berakhir tak menentu, pergi tanpa di pandu.
Sahabatku,
Izinkan aku melangkah...
@For My Frend
resources : Adjier Ariesman @ http://www.facebook.com/home.php?#!/note.php?note_id=494129060560
clock
Kamis, 30 September 2010
Makna persahabatan
Dya syng sama kamu tapi bukan pacar,dya perhatian ke kamu tapi bkan keluarga ,dya siap membagi rasa sakit denganmu,tpi dya tdk brhubungan darah denganmu.
Dya adlah sahabat,,,,
Sahabat itu seperti bintang di langit walau jauh dya tetap bercahaya,
meski kadang menghilang tpi ia tetap ada.
Tak mungkin di miliki tpi tak bisa di lupakan....
Dya adlah sahabat,,,,
Sahabat itu seperti bintang di langit walau jauh dya tetap bercahaya,
meski kadang menghilang tpi ia tetap ada.
Tak mungkin di miliki tpi tak bisa di lupakan....
Rabu, 29 September 2010
sahabat sangat penting dlam kehidupan kita
Persahabatan itu butuh proses ,kenapa butuh proses???????????
karena dengan proses tersebut kita akan tahu kekurangan dan kelebihan masing-masing sahabat..
Kita menyadari masing-masing bahwa kita ini mempunyai kekurangan dan kelebihan ,dengan kekurangan dan kelebihan tersebut akan timbul dri hati rasa menyayangiantara satu dengan yg lain...
Dan kita jga harus ingat bahwa kamu dan yg lain saling membutuhkan..
Jika tdk saling menyayangi akan timbul saling membenci,saling bermusuhan dan kita tdk akan pernah merasa dami.
Teman kita bnyak,dan gampang di cari,tpi mencari seorang sahabat sangat sulit,karena tidak selamanya teman selalu ada di dekat kita,tpi klu sahabat dimanapun kita berada dan dalam keadaan apapun kita sahabat selalu ada di dekat kita .
Itulah kelebihan seorang sahabat.....!!!!!!!!!
"Friendship is very important,because if the life without friends filling silent"
karena dengan proses tersebut kita akan tahu kekurangan dan kelebihan masing-masing sahabat..
Kita menyadari masing-masing bahwa kita ini mempunyai kekurangan dan kelebihan ,dengan kekurangan dan kelebihan tersebut akan timbul dri hati rasa menyayangiantara satu dengan yg lain...
Dan kita jga harus ingat bahwa kamu dan yg lain saling membutuhkan..
Jika tdk saling menyayangi akan timbul saling membenci,saling bermusuhan dan kita tdk akan pernah merasa dami.
Teman kita bnyak,dan gampang di cari,tpi mencari seorang sahabat sangat sulit,karena tidak selamanya teman selalu ada di dekat kita,tpi klu sahabat dimanapun kita berada dan dalam keadaan apapun kita sahabat selalu ada di dekat kita .
Itulah kelebihan seorang sahabat.....!!!!!!!!!
"Friendship is very important,because if the life without friends filling silent"
Kamis, 23 September 2010
Persahabatan
Persahabatan sering d warnai dgn penglaman yg bgtu indah,namun ada juga yg menyedihkan,,,
Tak hanya cinta, sahabat pun memiliki rasa kangen, tentu kangen seorang sahabat adl bagian dri kehidupan,karena tdk ada di dunia ini sahabat yg mementingkan sikap egois,,kita semua tahu semua org pasti membutuhkan sahabat sejati,tetapi semua org tdk berhasil menemukanya sebagian dari kita sudah ada yg menikmati indahya sebuah persahabatan.
tetapi ada pula yg begitu hancur karena persahabatan,kasih sayang seorang sahabat melebihi kasih sayang seorang kekasih..
Persahabatan bagaikan tangan dan mata,jika mata menangis maka tangan menghapusnya dan jika tangan terluka maka mata akan menangis.
Kasih sayang seorang sahabat takan pernah hilang sampai kapanpun….
Jadilah seorang sahabat yg baik,sayangilah dya dan jangan pernah menyakiti sahabatmu sendiri.
Hiburlah dya jika sedih,
Sahabat takan pernah mengecewakan kita.
I LOVE YOU FULL FRIENDS
Tak hanya cinta, sahabat pun memiliki rasa kangen, tentu kangen seorang sahabat adl bagian dri kehidupan,karena tdk ada di dunia ini sahabat yg mementingkan sikap egois,,kita semua tahu semua org pasti membutuhkan sahabat sejati,tetapi semua org tdk berhasil menemukanya sebagian dari kita sudah ada yg menikmati indahya sebuah persahabatan.
tetapi ada pula yg begitu hancur karena persahabatan,kasih sayang seorang sahabat melebihi kasih sayang seorang kekasih..
Persahabatan bagaikan tangan dan mata,jika mata menangis maka tangan menghapusnya dan jika tangan terluka maka mata akan menangis.
Kasih sayang seorang sahabat takan pernah hilang sampai kapanpun….
Jadilah seorang sahabat yg baik,sayangilah dya dan jangan pernah menyakiti sahabatmu sendiri.
Hiburlah dya jika sedih,
Sahabat takan pernah mengecewakan kita.
I LOVE YOU FULL FRIENDS
Rabu, 22 September 2010
Betapa Mudahnya Perempuan Tertipu
Catatan kali ini tidaklah bermaksud meremehkan ataupun merendahkan kasta sendiri, meski hati nurani ini tak sependapat namun tak ada salahnya utk memposting catatan ini ke teman2, serta berharap smoga artikel ini dpt menambah perbendaharan pengetahuan dan pengalaman.
Jika kita menyimak dan menalari rentan waktu yg terus bergulir, sudah tentu berimplikasi pada kemapanan seseorang dalam memantapkan mainset, mainstream bahkan memaintenance keseharian perilaku kita.
Walau masih banyak di dunia ini lelaki yg memiliki pribadi mulia, namun tak sedikit pula diantara lelaki yg memiliki karakter seperti dalam catatan ini.
Selamat Membaca, Semoga Beroleh Manfaat..... !!!
Berdasarkan dari betapa mudahnya wanita diperdaya oleh lelaki/cowok. Bahkan dengan sangat angkuhnya wanita sering berpendapat bahwa dirinya tidak akan mudah termakan rayuan gombal lelaki. Itu benar, karena dimasa sekarang ini tidak ada lelaki yang bibirnya bisa mengucapkan rayuan gombal seperti film-film Indonesia toempoe doeloe. Tetapi dengan pendidikan dan teknologi yang berkembang, metode kami berubah (red:cowok).
Kami bisa memanfaatkan semua SDM dan SDA yang ada di sekitar kami untuk menunjang tegaknya diagnosa “SERIUS” dihadapan target (wanita). Apakah property “nebeng”? Oh tidak! Bahkan hanya dengan kesederhanaan, malah jadi pamungkas yang cukup jitu untuk meluluhkan hati wanita incaran kami. Karena dengan kesederhanaan dan property seadanya, akan mendatangkan kesan ketulusan dan bersahaja. Yang kemudian menimbulkan cinta sepenuh hati, berakibat kepasrahan. Ini fokusnya, kepasrahan yang artinya diriku sepenuhnya kuserahkan padamu, termasuk my virgin (klo masih).
Wahai wanita, tidak semua diantara kami kaum lelaki mengincar hartamu, yang merupakan incaran kami sebenarnya adalah SEX, sejauh mana dirimu memberikan rasa penasaran kepada kami, selama itu pula kami sanggup bersandiwara dengan sekuat tenaga kami. Mengapa kami sebut sandiwara? Karena kami menyimpulkan bahwa yang telah beristeri saja masih banyak yang selingkuh (meski tidak semuanya).
Pernikahan yang kejelasan statusnya dilindungi oleh hukum agama dan UU Negara, masih sering kami injak-injak.
Apalagi status pacaran? Yang sama sekali tidak dikuatkan oleh peraturan manapun. Artinya seorang cowok bisa saja berpacaran dengan seribu cewek dalam waktu bersamaan atau sebaliknya. Maka jadilah pemuda-pemudi bangsa ini sebagai pakar zina, dari yang kecil sampai yang besar.
Tapi masalah jadi bangsa apa bukan urusan kami, selagi kami masih bisa menikmati kenikmatan dunia lewat tubuh wanita secara free, maka paradigma “Pacaran sebagai proses penjajakan” akan selalu kami sebarkan dengan cara apapun.
Sex dengan pacar sendiri sangat berbeda rasanya dengan sex dengan pelacur manapun dengan harga pakai berapapun. Sebab wanita yang selalu jadi target kami tentunya bersih, sehat, bebas penyakit menular seks (PMS), terawat dan terdidik.
Soal kaya atau miskin si target itu bisa disesuaikan. Maksudnya apabila kami telah sukses memperdaya hati target, maka keadaan keuangan akan sangat mudah dikendalikan berdasarkan scenario “rasa pengertian” yang kami ciptakan di hati target. Pulsa yang kami keluarkan untuk menjalin kedekatan tidak sebanding dengan kenikmatan yang menanti kami.
Target berjilbab? Bisa sukses bisa juga tidak.
Usaha kami dalam berburu “kenikmatan” terhadap target berjilbab memerlukan beberapa trik tambahan. Tetap bersikap sederhana, apa adanya, bersahaja, pengakuan terhadap kekurangan diri, bersikap humoris dan sedikit bumbu religi yang didapat dari ceramah ustadz-ustadz di televisi bisa jadi referensi tambahan.
Usaha kami sukses terhadap target yang berjilbab yang juga masih berpakaian ketat, sehingga jilbab kadang-kadang hanya menutupi rambutnya dan tidak menutupi ukuran “hardware” indahnya. Kulit target yang halus mulus karena sering tertutup dari polusi udara dan matahari memberikan sensasi yang tidak sama dengan target tidak berjilbab pada umumnya.
Luar biasa!!!
Usaha kami gagal apabila target berjilbab tapi juga berpakaian yang lebar, sehingga tidak tampak keindahannya lewat mata secara fisik, tapi kami sangat yakin dibalik pakaian yang lebar itu tersimpan lebih banyak keindahan. Kami kurang pasti penyebab kegagalan usaha kami terhadap target tersebut, bisa jadi keteguhan target dalam memegang keyakinan bahwa keindahan yang mereka miliki merupakan “harta berharga” yang hanya akan disuguhkan kepada suami mereka nantinya.
Kenyataan yang menggembirakan adalah target “kokoh” semacam ini berjumlah sangat sedikit jika dibandingkan dengan total target “empuk” yang banyak tersedia di sekitar kami.
Pada umumnya target menginginkan “keseriusan”. Ketidaktahuan mereka terhadap makna kata serius ini yang sering kami manfaatkan sebagai peluluh hati mereka. Trik yang kami gunakan bermacam-macam, mulai dari kirim sms yang bertuliskan “Aku serius lho sama kamu”, telepon diatas jam 23.00 (tarif murah) untuk bicara panjang lebar dengan topik yang dipilih secara random. Ini trik yang paling sederhana dan cukup jitu untuk target yang masih lugu atau pura-pura lugu soal keseriusan hubungan. Maksudnya walau target sudah mengerti tentang trik yang kami jalankan dalam meraih target, tapi seiring waktu dan semangat kami yang tidak berputus asa dalam menjalankan skenario, cepat lambat target yang dulunya pura-pura lugu akan luluh akhirnya melihat semangat tulus palsu kami.
Jika tujuan utama kami yaitu tubuh indah target belum didapatkan, maka bukti keseriusan palsu kami dapat dikuatkan dengan memboyong mereka ke orang tua kami atau sebaliknya, kami bersedia diboyong ke orang tua target. Sampai disini saja keberanian kami untuk bermain dengan kata serius, untungnya karena 99% target telah takluk pada level trik ini.
Kenyataan yang juga menggembirakan kami adalah apabila ternyata orang tua kami atau oramg tua target juga memiliki paradigma “Pacaran adalah proses penjajakan” atau “Pacaran adalah proses yang harus dilalui oleh remaja normal”.
Luar biasa!!!
Target yang telah beranggapan bahwa “inilah jodohku”, dengan paradigma ini kami telah mendapatkan kepercayaan penuh dari segala pihak untuk memperlakukan target semau kami. Termasuk menikmati kenyamanan sensasi seks penuh gratisan yang kami tunggu-tunggu selama perjuangan. Tidak perlu buru-buru, karena kami sangat dan sangat memperhatikan situasi, kondisi dan domisili.
Soal dikemudian hari kami bosan dengan target yang sudah habis manisnya karena kami hisap atau muncul target baru yang lebih segar, maka skenario pelepasan diri dapat dijalankan dengan berbagai alasan. Sangat mudah melakukannya mengingat semua manusia memiliki kekurangan, kekurangan inilah yang harus diangkat ke permukaan dan menjadi pokok bahasan yang berlanjut dengan putusnya hubungan. Alasan ketidakcocokan bisa menjadi penangkal pertanyaan orang tua masing-masing pihak.
Putus. Juga merupakan jalan baru bagi kami untuk memulai skenario pengejaran target baru. Tampang berduka, bahkan tampang tegar paska putus pun bisa menjadi pesona di hadapan target baru ini. Tentunya kami tidak meninggalkan trik-trik peluluhan hati yang kami terapkan terhadap target-terget sebelumnya seperti sederhana, tampil apa adanya, bersahaja, sedikit ditambah bumbu humoris karena target pada umumnya ingin dekat dengan orang yang selalu bisa membuatnya tersenyum dalam setiap keadaan. Target selalu ingin merasakan aman, nyaman, disayang, diperhatikan (beberapa). Maka sedaya upaya kami akan ciptakan suasana tersebut hanya didekat kami. Persepsi bahwa di dekat kami maka target merasa aman, nyaman, tenang, tersenyum, dan damai merupakan paradigma yang harus kami ciptakan di dalam kepala target.
Untuk kesekian kalinya kami selalu sukses dalam pencapaian tujuan kami, menjadikan kami sangat berpengalaman dan cerdas dalam program ini, dengan atau tanpa hambatan sama sekali. Sungguh indah dunia ini, dipenuhi dengan target-target berpendidikan tapi bodoh yang menunggu giliran untuk kami habisi.
“Ahh, saya kan gak pernah serius klo pacaran, ngapain takut!”
Jika terget berfikiran seperti kata-kata di atas, maka pemikiran seperti ini juga merupakan peluang besar bagi kami untuk memulai skenario peluluhan hati. Yang kami utamakan lebih dahulu adalah mengadakan ikatan super tidak jelas bernama Pacaran, soal cinta atau tidak, itu cuma masalah waktu. Trik-trik yang kami lancarkan akan mengubah keadaan hati target seiring waktu yang dilalui bersama-sama dan komitmen semu tentang pacaran yang kami atau orang lain ciptakan.
“Ahh, tidak semua cowok seperti itu, cowokku ga gitu and ga mungkin begitu!”.
Kata-kata sejenis ini merupakan tolak ukur keberhasilan skenario BHSP (Bina Hubungan Saling Percaya) yang nantinya menjadi peluang besar untuk mendapatkan tubuh target di kemudian hari. Karena salah satu yang kami ingin bentuk adalah pendapat target bahwa kami adalah cowok yang berbeda dengan cowok pada umumnya.
Jika Anda wanita berpenampilan menarik atau tidak, bertubuh indah baik tertutup atau tidak, mencari keseriusan hubungan, mencari cinta dari sesama manusia tanpa pemahaman yang jelas…
Maka Anda target kami berikutnya!!!
Wahai wanita, ketahuilah bahwa seorang laki-laki yang benar-benar serius terhadapmu akan datang kepada orang tuamu dengan berkata “Pak, saya ingin menikahi putri Bapak, sekarang saya punya penghasilan Rp…../bulan, dst”, sedangkan laki-laki yang benar-benar serius ingin menghabisimu akan datang langsung kepadamu dengan berkata “Maukah kamu jadi pacarku?”.
Puncak kehinaan wanita ketika ia menerima tembakan seorang lelaki untuk jadi kekasihnya.
Puncak kemuliaan wanita ketika orang tua/walinya mempertimbangkan lamaran seorang lelaki untuk jadi isterinya.
Hancurkan harga diri dengan pacaran, muliakan diri dengan …
Tidak ada solusi termuat dalam tulisan ini, meskipun solusinya tertulis tetapi tidak akan menghentikan kegiatan kami, kami hanya bisa berhenti jika semua target mengaplikasikan solusi yang sebenarnya sudah mereka tahu.
Pacaran sebagai proses penjajakan, penjajakan = peng”injak-injakan” atau pen”jaja”an.
Jika Anda belum pacaran, Nantikan kehadiran kami di sisi Anda!
Jika Anda telah putusan, Nantikan juga kehadiran kami di sisi Anda!
Jika Anda masih pacaran, maka tunggu tanggal “main” kami bersama Anda!
sumber : http://www.facebook.com/note.php?note_id=431928875560
Jika kita menyimak dan menalari rentan waktu yg terus bergulir, sudah tentu berimplikasi pada kemapanan seseorang dalam memantapkan mainset, mainstream bahkan memaintenance keseharian perilaku kita.
Walau masih banyak di dunia ini lelaki yg memiliki pribadi mulia, namun tak sedikit pula diantara lelaki yg memiliki karakter seperti dalam catatan ini.
Selamat Membaca, Semoga Beroleh Manfaat..... !!!
Berdasarkan dari betapa mudahnya wanita diperdaya oleh lelaki/cowok. Bahkan dengan sangat angkuhnya wanita sering berpendapat bahwa dirinya tidak akan mudah termakan rayuan gombal lelaki. Itu benar, karena dimasa sekarang ini tidak ada lelaki yang bibirnya bisa mengucapkan rayuan gombal seperti film-film Indonesia toempoe doeloe. Tetapi dengan pendidikan dan teknologi yang berkembang, metode kami berubah (red:cowok).
Kami bisa memanfaatkan semua SDM dan SDA yang ada di sekitar kami untuk menunjang tegaknya diagnosa “SERIUS” dihadapan target (wanita). Apakah property “nebeng”? Oh tidak! Bahkan hanya dengan kesederhanaan, malah jadi pamungkas yang cukup jitu untuk meluluhkan hati wanita incaran kami. Karena dengan kesederhanaan dan property seadanya, akan mendatangkan kesan ketulusan dan bersahaja. Yang kemudian menimbulkan cinta sepenuh hati, berakibat kepasrahan. Ini fokusnya, kepasrahan yang artinya diriku sepenuhnya kuserahkan padamu, termasuk my virgin (klo masih).
Wahai wanita, tidak semua diantara kami kaum lelaki mengincar hartamu, yang merupakan incaran kami sebenarnya adalah SEX, sejauh mana dirimu memberikan rasa penasaran kepada kami, selama itu pula kami sanggup bersandiwara dengan sekuat tenaga kami. Mengapa kami sebut sandiwara? Karena kami menyimpulkan bahwa yang telah beristeri saja masih banyak yang selingkuh (meski tidak semuanya).
Pernikahan yang kejelasan statusnya dilindungi oleh hukum agama dan UU Negara, masih sering kami injak-injak.
Apalagi status pacaran? Yang sama sekali tidak dikuatkan oleh peraturan manapun. Artinya seorang cowok bisa saja berpacaran dengan seribu cewek dalam waktu bersamaan atau sebaliknya. Maka jadilah pemuda-pemudi bangsa ini sebagai pakar zina, dari yang kecil sampai yang besar.
Tapi masalah jadi bangsa apa bukan urusan kami, selagi kami masih bisa menikmati kenikmatan dunia lewat tubuh wanita secara free, maka paradigma “Pacaran sebagai proses penjajakan” akan selalu kami sebarkan dengan cara apapun.
Sex dengan pacar sendiri sangat berbeda rasanya dengan sex dengan pelacur manapun dengan harga pakai berapapun. Sebab wanita yang selalu jadi target kami tentunya bersih, sehat, bebas penyakit menular seks (PMS), terawat dan terdidik.
Soal kaya atau miskin si target itu bisa disesuaikan. Maksudnya apabila kami telah sukses memperdaya hati target, maka keadaan keuangan akan sangat mudah dikendalikan berdasarkan scenario “rasa pengertian” yang kami ciptakan di hati target. Pulsa yang kami keluarkan untuk menjalin kedekatan tidak sebanding dengan kenikmatan yang menanti kami.
Target berjilbab? Bisa sukses bisa juga tidak.
Usaha kami dalam berburu “kenikmatan” terhadap target berjilbab memerlukan beberapa trik tambahan. Tetap bersikap sederhana, apa adanya, bersahaja, pengakuan terhadap kekurangan diri, bersikap humoris dan sedikit bumbu religi yang didapat dari ceramah ustadz-ustadz di televisi bisa jadi referensi tambahan.
Usaha kami sukses terhadap target yang berjilbab yang juga masih berpakaian ketat, sehingga jilbab kadang-kadang hanya menutupi rambutnya dan tidak menutupi ukuran “hardware” indahnya. Kulit target yang halus mulus karena sering tertutup dari polusi udara dan matahari memberikan sensasi yang tidak sama dengan target tidak berjilbab pada umumnya.
Luar biasa!!!
Usaha kami gagal apabila target berjilbab tapi juga berpakaian yang lebar, sehingga tidak tampak keindahannya lewat mata secara fisik, tapi kami sangat yakin dibalik pakaian yang lebar itu tersimpan lebih banyak keindahan. Kami kurang pasti penyebab kegagalan usaha kami terhadap target tersebut, bisa jadi keteguhan target dalam memegang keyakinan bahwa keindahan yang mereka miliki merupakan “harta berharga” yang hanya akan disuguhkan kepada suami mereka nantinya.
Kenyataan yang menggembirakan adalah target “kokoh” semacam ini berjumlah sangat sedikit jika dibandingkan dengan total target “empuk” yang banyak tersedia di sekitar kami.
Pada umumnya target menginginkan “keseriusan”. Ketidaktahuan mereka terhadap makna kata serius ini yang sering kami manfaatkan sebagai peluluh hati mereka. Trik yang kami gunakan bermacam-macam, mulai dari kirim sms yang bertuliskan “Aku serius lho sama kamu”, telepon diatas jam 23.00 (tarif murah) untuk bicara panjang lebar dengan topik yang dipilih secara random. Ini trik yang paling sederhana dan cukup jitu untuk target yang masih lugu atau pura-pura lugu soal keseriusan hubungan. Maksudnya walau target sudah mengerti tentang trik yang kami jalankan dalam meraih target, tapi seiring waktu dan semangat kami yang tidak berputus asa dalam menjalankan skenario, cepat lambat target yang dulunya pura-pura lugu akan luluh akhirnya melihat semangat tulus palsu kami.
Jika tujuan utama kami yaitu tubuh indah target belum didapatkan, maka bukti keseriusan palsu kami dapat dikuatkan dengan memboyong mereka ke orang tua kami atau sebaliknya, kami bersedia diboyong ke orang tua target. Sampai disini saja keberanian kami untuk bermain dengan kata serius, untungnya karena 99% target telah takluk pada level trik ini.
Kenyataan yang juga menggembirakan kami adalah apabila ternyata orang tua kami atau oramg tua target juga memiliki paradigma “Pacaran adalah proses penjajakan” atau “Pacaran adalah proses yang harus dilalui oleh remaja normal”.
Luar biasa!!!
Target yang telah beranggapan bahwa “inilah jodohku”, dengan paradigma ini kami telah mendapatkan kepercayaan penuh dari segala pihak untuk memperlakukan target semau kami. Termasuk menikmati kenyamanan sensasi seks penuh gratisan yang kami tunggu-tunggu selama perjuangan. Tidak perlu buru-buru, karena kami sangat dan sangat memperhatikan situasi, kondisi dan domisili.
Soal dikemudian hari kami bosan dengan target yang sudah habis manisnya karena kami hisap atau muncul target baru yang lebih segar, maka skenario pelepasan diri dapat dijalankan dengan berbagai alasan. Sangat mudah melakukannya mengingat semua manusia memiliki kekurangan, kekurangan inilah yang harus diangkat ke permukaan dan menjadi pokok bahasan yang berlanjut dengan putusnya hubungan. Alasan ketidakcocokan bisa menjadi penangkal pertanyaan orang tua masing-masing pihak.
Putus. Juga merupakan jalan baru bagi kami untuk memulai skenario pengejaran target baru. Tampang berduka, bahkan tampang tegar paska putus pun bisa menjadi pesona di hadapan target baru ini. Tentunya kami tidak meninggalkan trik-trik peluluhan hati yang kami terapkan terhadap target-terget sebelumnya seperti sederhana, tampil apa adanya, bersahaja, sedikit ditambah bumbu humoris karena target pada umumnya ingin dekat dengan orang yang selalu bisa membuatnya tersenyum dalam setiap keadaan. Target selalu ingin merasakan aman, nyaman, disayang, diperhatikan (beberapa). Maka sedaya upaya kami akan ciptakan suasana tersebut hanya didekat kami. Persepsi bahwa di dekat kami maka target merasa aman, nyaman, tenang, tersenyum, dan damai merupakan paradigma yang harus kami ciptakan di dalam kepala target.
Untuk kesekian kalinya kami selalu sukses dalam pencapaian tujuan kami, menjadikan kami sangat berpengalaman dan cerdas dalam program ini, dengan atau tanpa hambatan sama sekali. Sungguh indah dunia ini, dipenuhi dengan target-target berpendidikan tapi bodoh yang menunggu giliran untuk kami habisi.
“Ahh, saya kan gak pernah serius klo pacaran, ngapain takut!”
Jika terget berfikiran seperti kata-kata di atas, maka pemikiran seperti ini juga merupakan peluang besar bagi kami untuk memulai skenario peluluhan hati. Yang kami utamakan lebih dahulu adalah mengadakan ikatan super tidak jelas bernama Pacaran, soal cinta atau tidak, itu cuma masalah waktu. Trik-trik yang kami lancarkan akan mengubah keadaan hati target seiring waktu yang dilalui bersama-sama dan komitmen semu tentang pacaran yang kami atau orang lain ciptakan.
“Ahh, tidak semua cowok seperti itu, cowokku ga gitu and ga mungkin begitu!”.
Kata-kata sejenis ini merupakan tolak ukur keberhasilan skenario BHSP (Bina Hubungan Saling Percaya) yang nantinya menjadi peluang besar untuk mendapatkan tubuh target di kemudian hari. Karena salah satu yang kami ingin bentuk adalah pendapat target bahwa kami adalah cowok yang berbeda dengan cowok pada umumnya.
Jika Anda wanita berpenampilan menarik atau tidak, bertubuh indah baik tertutup atau tidak, mencari keseriusan hubungan, mencari cinta dari sesama manusia tanpa pemahaman yang jelas…
Maka Anda target kami berikutnya!!!
Wahai wanita, ketahuilah bahwa seorang laki-laki yang benar-benar serius terhadapmu akan datang kepada orang tuamu dengan berkata “Pak, saya ingin menikahi putri Bapak, sekarang saya punya penghasilan Rp…../bulan, dst”, sedangkan laki-laki yang benar-benar serius ingin menghabisimu akan datang langsung kepadamu dengan berkata “Maukah kamu jadi pacarku?”.
Puncak kehinaan wanita ketika ia menerima tembakan seorang lelaki untuk jadi kekasihnya.
Puncak kemuliaan wanita ketika orang tua/walinya mempertimbangkan lamaran seorang lelaki untuk jadi isterinya.
Hancurkan harga diri dengan pacaran, muliakan diri dengan …
Tidak ada solusi termuat dalam tulisan ini, meskipun solusinya tertulis tetapi tidak akan menghentikan kegiatan kami, kami hanya bisa berhenti jika semua target mengaplikasikan solusi yang sebenarnya sudah mereka tahu.
Pacaran sebagai proses penjajakan, penjajakan = peng”injak-injakan” atau pen”jaja”an.
Jika Anda belum pacaran, Nantikan kehadiran kami di sisi Anda!
Jika Anda telah putusan, Nantikan juga kehadiran kami di sisi Anda!
Jika Anda masih pacaran, maka tunggu tanggal “main” kami bersama Anda!
sumber : http://www.facebook.com/note.php?note_id=431928875560
Langganan:
Postingan (Atom)